17 Feb 2015

Asita Care, Berbagi Tong Sampah di Uluwatu

Mangupura,- Sebagai salah satu ujung tombak kepariwisataan di Bali, program kerja DPD Asita Bali tidak hanya fokus mendatangkan wisatawan, ikut meningkatkan kualitas produk wisata yang dipasarkan, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang bersentuhan baik langsung maupun tidak langsung di sektor pariwisata. DPD Asita Bali juga telah menetapkan sejumlah program sosial yang salah satunya adalah program "Asita Care" sebagai wujud tanggungjawab sosial asosiasi kepada masyarakat Bali dan Pulau Bali sebagai destinasi pariwisata. Menindaklanjuti hasil Rakerda I Asita Bali pada 13 Januari lalu, hari ini Selasa 17 Februari, Asita menyerahkan 10 buah tong sampah yang diserahkan langsung oleh ketua DPD Asita Bali I Ketut Ardana, SH didampingi oleh pengurus Asita lainnya Ena Partha, Tjok Pemayun, Wisnu Arimbawa, Werdi kepada pengelola kawasan Pura Uluwatu bertempat di Wantilan Pura Luhur Uluwatu. Uluwatu, merupakan salah satu tujuan wisata baik bagi pasar domestik mau pun mancanegara. Asita sangat berkepentingan dengan tingkat kebersihan kawasan, mengingat kebersihan adalah bagian dari Sapta Pesona.

Kedepannya sebagai upaya tanggungjawab sosial berkelanjutan, DPD Asita Bali dalam membantu pengelolaan sampah di objek wisata, tidak sekedar pemilahan sampah organik dan an- organik. Asita berniat menggandeng institusi lain yang memahami teknologi pengolahan sampah ditimbulannya, menjadi produk bernilai ekonomis. Misal sampah organik menjadi kompos, yang an-organik didaur ulang atau plastik menjadi minyak mentah. Tidak lagi pola kumpul, pilah, angkut ke TPA, tetapi habis ditempat dan menghasilkan produk bermanfaat sekaligus mengurangi emisi. Bila memungkinkan mengolah sampah menjadi energi, bukan menghabiskan energi untuk memusnahkan sampah. Selain melaksanakan program peduli kebersihan di Pura Uluwatu, Asita juga menetapkan program serupa di 6 objek wisata lainnya yang tersebar di beberapa Kabupaten.

Hutan Mangrove
Selain program kebersihan di objek wisata, Asita Care juga tetap melanjutkan program hutanisasi mangrove di Sanur. Tercatat sampai awal tahun 2015 ini hutan mangrove yang dikelola Asita seluas 4 hektar berlokasi di Pura Pengembak Sanur. Khusus untuk hutan mangrove ini, Asita Bali sedang merancang rute wisata hutan mangrove dengan pihak dinas Pariwisata Kota Denpasar, Pengelola Kawasan Hutan Manggrove Sanur dan Yayasan Pembangunan Sanur. Hutan mangrove ini sudah menjadi objek baru bagi masyarakat kota Denpasar. Disamping program kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan hidup, Asita Care juga mencatatkan program bedah rumah, mendukung kebijakan pemerintah provinsi Bali dalam pengentasan kemiskinan. ''Program bedah rumah ini sudah secara nyata dilakukan oleh beberapa pengusaha Biro Perjalanan Wisata anggota Asita dan akan dikaji ulang sehingga benar-benar tepat sasaran sesuai dengan konsep tanggungjawab sosial asosiasi.

Cari Artikel

Filter